Santri adalah seorang pelajar yang
menuntut ilmu di suatu lembaga yang bernama pesantren, yang mana dalam
kesehariannya tidak pernah lepas dari belajar tentang ilmu agama.
Namun, akhir-akhir ini berbagai media sempat dibumingkan oleh
kasus-kasus korupsi yang tidak pantas di publikasikan. Setelah diseleksi secara cermat, mereka yang
tergolong kasus korupsi pada level kepemerintahan adalah mayoritas alumni
pesantren umumnya atau santri kita menyebutnya.
Hal yang demikian
sangat mengejutkan, karena jika di pandang dari segi agama mereka sangatlah
tidak mungkin untuk melakukan perbuatan itu. Namun inilah kenyataan, santri
yang jika dilihat dari kaca mata agama sangat mumpuni untuk tidak melakukan
hal-hal yang dilarang oleh agama justru berbalik dengan kanyataan pada zaman
sekarang, yang mana kebanyakan dari koruptor-koruptor di negeri ini di dominasi
dari kalangan santri atau alumni pondok pesantren yang ada di indonesia.
Jika di telaah dari
semua kasus-kasus korupsi yang terjadi dinegri ini, saya berpendapat bahwa ada
beberapa cara agar santri pondok peantren menjadi generasi penerus umat bukan
penerus koruptor, yaitu:
1. Senatiasa memberikan suntikan moral
terhadap santri.
2. Selalu berusaha memberikan nasehat-nasehat
agar santri mau mengakui kesalah-kesalahan mereka.
3. Mengajarkan arti kejujuran terhadap
santri, dan
4. Menghimbau para mereka untuk saling
menjunjung tinggi martabat umat islam.

