Jumat, 15 Juni 2012

Islam Menuju Persatuan

0 komentar


Lagi-lagi aksi pengeboman di Irak. Rentetan serangan bom melanda sejumlah wilayah Irak dan menargetkan rombongan peziarah Syiah yang ikut serta dalam festival keagamaan. Serangkaian ledakan ini menewaskan sedikitnya 44 orang di wilayah Baghdad dan wilayah selatan Irak.

Seperti dilansir oleh Reuters, Rabu (13/6/2012), serangan bom pertama terjadi di wilayah Baghdad. Saat itu sejumlah peziarah Syiah tengah mengikuti peringatan meninggalnya Imam Syiah, Moussa al-Kadhim, cicit Nabi Muhammad. Empat bom yang meledak di wilayah tersebut menewaskan 18 orang.

Di wilayah Hilla, dua bom mobil meledak di luar restoran yang menjadi tempat berkumpulnya para polisi. Ledakan ini menewaskan 22 orang dan melukai 38 orang di antaranya. Kemudian di wilayah Balad yang mayoritas dihuni kaum Syiah, ledakan dua bom mobil menewaskan 4 orang.
Serangan-serangan terhadap kaum Syiah di Irak, beberapa kali dilakukan oleh jaringan militan Al-Qaeda di Irak. Seperti pada serangan bom bunuh diri yang melanda gedung keagamaan kaum Syiah di Baghdad, pada awal bulan ini. Serangan ini menewaskan 26 orang dan melukai 190 orang lainnya. Beberapa waktu kemudian, jaringan Al-Qaeda di Irak atau yang menamakan dirinya 'Negara Islam Irak' mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom tersebut.
Sampai saat ini, konflik antar umat masih saja terus terjadi akibat gesekan-gesekan kepentingan atau perbedaan aliran, sekte, bahkan sampai pada level perbedaan agama, hingga mencapai masalah doktrin-doktrin agama yang berbeda sehingga memunculkan clash of religion.
Hal ini disebabkan perbedaan – perbedaan kepentingan, aliran dan sekte. Jika seandainya mereka saling menghargai pendapat-pendapat dari sesama muslim meskipun berbeda aliran, mungkin hal yang demikian tidak akan terjadi.

Leave a Reply